Goro Lanjutan Pembuatan Tanjak Gapura Perumahan Ricci Tahap 3 Terus Dikebut, Ditargetkan Rampung Jelang Lebaran

  • Jan 16, 2026
  • KIM CERDAS INFORMASI

Tanjung Riau, 16 Januari 2026 , Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan oleh warga Perumahan Ricci Tahap 3, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Warga secara swadaya melaksanakan goro lanjutan pembuatan tanjak atau bagian atas gapura lingkungan, sebagai simbol identitas dan kebanggaan kawasan perumahan yang dihuni oleh 178 kepala keluarga tersebut.

Kegiatan gotong royong ini merupakan kelanjutan dari proses panjang pembangunan gapura yang telah dimulai sejak bulan Desember 2025. Sejak awal pengerjaan, warga terlibat langsung mulai dari pembuatan pondasi tiang, pemasangan struktur utama, proses pabrikasi, hingga kini memasuki tahap pembuatan tanjak yang menjadi ciri khas sekaligus penegas nilai budaya dan kebersamaan warga.

Ketua RT Perumahan Ricci Tahap 3, Abu Talha Al, menyampaikan bahwa pembangunan gapura ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud nyata kekompakan dan kepedulian warga terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.

“Pembangunan gapura ini murni dari swadaya masyarakat. Dari awal hingga sekarang, semua dikerjakan bersama-sama oleh warga, baik pada malam hari maupun di hari libur. Target kita jelas, gapura ini sudah berdiri kokoh dan selesai sebelum Hari Raya Idulfitri,” ujar Abu Talha Al di sela kegiatan goro.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif warga menjadi kekuatan utama dalam setiap tahapan pembangunan. Meski sebagian besar warga memiliki kesibukan masing-masing, semangat untuk menyumbangkan tenaga, pikiran, dan waktu tetap terjaga dengan baik.

Proses pabrikasi gapura dilakukan secara mandiri oleh warga Perumahan Ricci Tahap 3. Berbagai material seperti besi holo, ACP (Aluminium Composite Panel), serta bahan pendukung lainnya digunakan untuk memastikan kekuatan dan estetika bangunan. Seluruh tahapan pengerjaan dilakukan dengan perhitungan teknis yang matang agar gapura dapat berdiri kokoh dan tahan lama.

Ketua pelaksana pembangunan gapura, Ahmad, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar bukan hanya pada aspek teknis, tetapi juga pengaturan waktu pengerjaan agar tidak mengganggu aktivitas harian warga.

“Kami mengatur pengerjaan dengan fleksibel. Biasanya dilakukan malam hari atau saat hari libur. Alhamdulillah, warga sangat antusias. Ada yang membantu tenaga, ada yang menyediakan konsumsi, dan ada pula yang menyumbang material,” jelas Ahmad.

Sementara itu, dari sisi teknis dan perencanaan, Mansur selaku bagian engineering turut memastikan setiap tahapan pembangunan sesuai dengan standar keamanan dan kekuatan konstruksi. Menurutnya, pembuatan tanjak sebagai bagian atas gapura membutuhkan ketelitian ekstra karena berfungsi sebagai penyeimbang sekaligus elemen visual utama.

“Struktur atas ini harus benar-benar diperhitungkan dengan baik. Kita ingin hasilnya bukan hanya indah dilihat, tetapi juga aman dan kuat. Semua pengelasan dan pemasangan rangka kita lakukan dengan teliti,” ujar Mansur.

Pendanaan pembangunan gapura sepenuhnya bersumber dari swadaya masyarakat. Tidak ada bantuan dari pihak luar, sehingga seluruh biaya material dan kebutuhan teknis ditanggung bersama oleh warga. Sistem iuran dan sumbangan sukarela menjadi bentuk partisipasi nyata yang mencerminkan rasa memiliki terhadap lingkungan perumahan.

Pembangunan gapura ini diharapkan tidak hanya menjadi pintu masuk kawasan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, persatuan, dan identitas warga Perumahan Ricci Tahap 3. Keberadaan gapura nantinya juga diharapkan dapat memperindah lingkungan serta memberikan rasa bangga bagi setiap warga yang tinggal di kawasan tersebut.

Selain itu, kegiatan gotong royong ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga. Di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan perkotaan, momen kebersamaan seperti ini dinilai sangat penting untuk memperkuat hubungan sosial dan menumbuhkan rasa solidaritas.

Dengan progres pembangunan yang terus dikebut, warga optimistis target penyelesaian sebelum Lebaran dapat tercapai. Semangat kebersamaan yang terbangun selama proses pengerjaan menjadi modal utama dalam mewujudkan lingkungan yang rapi, nyaman, dan berkarakter.

Kegiatan goro lanjutan pembuatan tanjak gapura ini sekaligus menunjukkan bahwa nilai gotong royong masih hidup dan terjaga di tengah masyarakat perkotaan seperti Kota Batam. Warga Perumahan Ricci Tahap 3 membuktikan bahwa dengan kebersamaan dan niat baik, pembangunan lingkungan dapat diwujudkan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bantuan pihak luar.

Tim Redaksi
KIM Cerdas Informasi