PGN Perkuat Energi Rumah Tangga di Batam, Cipta Asri Jadi Lokasi Pemasangan 2026

  • Jan 14, 2026
  • KIM CERDAS INFORMASI

Batam, 14 Januari 2026 — PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperluas pemanfaatan jaringan gas bumi untuk sektor rumah tangga di Kota Batam. Salah satu kawasan perumahan yang ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan program tersebut adalah Perumahan Cipta Asri (TCA) Tahap 1, 2, 3, dan 4. Berdasarkan hasil sosialisasi dan rapat bersama warga, pemasangan instalasi pipa gas rumah tangga direncanakan akan mulai dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau pada tahun 2026.

Sosialisasi terkait progres rencana pemasangan instalasi gas rumah tangga ini merupakan tahap awal sebelum pekerjaan fisik dimulai. Kegiatan tersebut melibatkan warga RW 12, RW 21, dan RW 29 Perumahan Cipta Asri Tahap 1 hingga Tahap 4, serta dihadiri oleh perwakilan resmi dari PGN. Pertemuan berlangsung dalam suasana kondusif dan diwarnai diskusi mengenai aspek teknis, biaya, serta mekanisme pelaksanaan program.

Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa program jaringan gas rumah tangga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi, memberikan kemudahan bagi masyarakat, serta mendukung kebijakan pemerintah dalam mendorong penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Gas bumi dinilai memiliki tingkat keamanan yang tinggi, pasokan yang lebih stabil, serta harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan gas tabung konvensional.

Pihak PGN menyampaikan bahwa Perumahan Cipta Asri dipilih karena dinilai memenuhi sejumlah kriteria teknis dan administratif untuk pengembangan jaringan gas rumah tangga. Selain itu, dukungan dari masyarakat dan perwakilan warga menjadi faktor penting dalam kelancaran rencana pelaksanaan program ini.

Bagi warga yang belum terdaftar sebagai calon pelanggan jaringan gas PGN, panitia menyampaikan bahwa pendaftaran masih dibuka. Masyarakat dapat mendaftarkan diri melalui tautan pendaftaran yang telah disiapkan dan dibagikan kepada warga. Pendaftaran ini bersifat sukarela dan menjadi langkah awal pendataan sebelum proses pemasangan dilakukan.

Dari hasil rapat warga RW 12, RW 21, dan RW 29 bersama perwakilan PGN, diperoleh sejumlah poin penting yang menjadi kesepakatan bersama. Salah satu poin utama adalah terkait biaya pemasangan instalasi gas rumah tangga. Biaya pemasangan ditetapkan sebesar Rp300.000 per rumah. Untuk memberikan keringanan kepada masyarakat, biaya tersebut dapat dibayarkan secara angsuran sebanyak tiga kali.

Dari sisi teknis instalasi, PGN menetapkan penggunaan pipa galvanis sebagai standar utama. Pipa galvanis dipilih karena memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi serta memenuhi standar keselamatan instalasi gas. Pipa akan dipasang pada ketinggian kurang lebih 1,5 meter di atas lantai, menyesuaikan dengan ketentuan teknis dan keamanan yang berlaku.

PGN juga menjelaskan bahwa pipa galvanis diberikan secara gratis hingga panjang lima meter, terhitung dari meteran pipa depan rumah. Apabila kebutuhan pipa melebihi lima meter, maka kelebihan tersebut akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp80.000 per meter, yang menjadi tanggungan masyarakat pengguna.

Dalam hal pemakaian gas, PGN memberikan fasilitas pemakaian gratis standar untuk penggunaan hingga dua sumbu kompor. Artinya, masyarakat yang menggunakan kompor dengan dua tungku tidak dikenakan biaya tambahan. Namun, apabila masyarakat menggunakan lebih dari dua sumbu kompor, maka akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp40.000 untuk setiap sumbu tambahan.

Adapun harga gas ditetapkan sebesar Rp10.000 per meter kubik (M³). Tarif ini lebih rendah dibandingkan harga normal yang umumnya berada di kisaran Rp12.000 per M³. Untuk abonemen atau pemakaian minimal, ditetapkan sebesar 4 M³ per bulan. Apabila pemakaian melebihi batas minimal tersebut, maka kelebihan pemakaian akan dikenakan biaya sebesar Rp10.000 per M³.

Pelaksanaan pemasangan instalasi gas rumah tangga direncanakan setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Keputusan ini diambil untuk menjaga kekhusyukan ibadah puasa serta kenyamanan masyarakat dalam menyambut dan merayakan Hari Raya Idul Fitri. Dengan demikian, diharapkan proses pengerjaan dapat berjalan lebih optimal tanpa mengganggu aktivitas warga.

PGN juga menegaskan komitmennya terhadap tanggung jawab pascapekerjaan. Setiap bekas galian pipa, baik pada area yang beraspal, disemen, maupun tanah, akan dikembalikan seperti kondisi semula. Pemulihan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana yang ditunjuk oleh PGN, sehingga tidak menimbulkan kerusakan lingkungan atau ketidaknyamanan bagi warga.

Perwakilan warga dalam rapat tersebut menyampaikan harapan agar proses pemasangan nantinya dilakukan secara tertib, rapi, dan memperhatikan keselamatan serta kenyamanan lingkungan. Warga juga berharap adanya koordinasi yang baik antara PGN, kontraktor, dan perwakilan warga selama proses pelaksanaan berlangsung.

Pihak PGN menyampaikan bahwa informasi yang disampaikan dalam sosialisasi ini masih bersifat awal. Informasi yang lebih rinci terkait jadwal pelaksanaan, tahapan teknis pemasangan, serta mekanisme layanan dan pengaduan akan disampaikan pada sosialisasi lanjutan yang akan dilaksanakan pada waktu mendatang.

Dengan ditetapkannya Perumahan Cipta Asri sebagai salah satu lokasi pemasangan jaringan gas rumah tangga PGN pada tahun 2026, diharapkan kawasan ini dapat menjadi contoh pemanfaatan energi gas bumi yang aman, efisien, dan berkelanjutan di Kota Batam. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pembangunan kota yang lebih ramah lingkungan.


Oleh: Tim Redaksi KIM Cerdas Informasi