SD Negeri 006 Sagulung Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Tanamkan Cinta Nabi Sejak Dini
- Jan 17, 2026
- KIM CERDAS INFORMASI
Sagulung, 17 Januari 2026 — SD Negeri 006 Sagulung menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 28 Rajab 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan berlangsung khidmat di Musholla Shirotul Ilmi SD Negeri 006 Sagulung dengan mengusung tema “Isra Mi’raj sebagai Kisah Cinta Nabi kepada Umatnya”.
Peringatan hari besar Islam ini diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari peserta didik kelas I hingga kelas VI, para guru, serta tenaga kependidikan. Seluruh siswa masuk sekolah pada pagi hari dan mengikuti kegiatan dengan tertib sebagai bagian dari pembinaan karakter religius di lingkungan sekolah.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan dengan penuh penghayatan oleh salah satu siswa kelas VI. Suasana musholla pun terasa semakin syahdu ketika lantunan ayat-ayat suci menggema, menandai dimulainya rangkaian kegiatan peringatan Isra Mi’raj.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW yang dipimpin oleh perwakilan siswa kelas IV, V, dan VI. Sholawat dilantunkan secara bersama-sama, menciptakan suasana religius yang penuh kecintaan kepada Rasulullah SAW. Para siswa tampak antusias dan khusyuk mengikuti setiap rangkaian acara.
Dalam sambutannya, Kepala SD Negeri 006 Sagulung yang diwakili oleh Andi Irawan, S.Pd, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak usia dini.
“Isra Mi’raj adalah peristiwa luar biasa yang penuh makna. Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan Isra Mi’raj sebagai momentum meningkatkan cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Andi Irawan dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam proses belajar dan pembentukan karakter siswa, agar kelak tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Acara inti diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz KH. Lasudin Abdul Hakim, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan secara rinci makna peristiwa Isra Mi’raj, khususnya terkait dengan perintah sholat sebagai hadiah langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya.
Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan mudah dipahami, Ustaz Lasudin menjabarkan pentingnya sholat sebagai tiang agama. Penjelasan disampaikan secara detail, diselingi dengan lantunan sholawat yang membuat suasana semakin hidup dan tidak membosankan bagi para siswa.
Dalam ceramahnya, Ustaz Lasudin juga menegaskan bahwa kunci kesuksesan dalam kehidupan terdiri dari tiga hal utama, yaitu ilmu, iman, dan akhlak. Ketiganya harus berjalan seimbang agar seseorang dapat meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
“Negara akan kuat jika dasar-dasarnya kuat. Begitu juga dengan diri kita. Jika ilmu, iman, dan akhlak kita kuat, maka kita akan menjadi pribadi yang kokoh. Semua itu harus diiringi dengan zikir dan kedekatan kepada Allah SWT,” jelasnya di hadapan para peserta didik.
Untuk menambah semangat dan perhatian siswa, Ustaz Lasudin juga menyelipkan beberapa kuis sederhana seputar materi ceramah dan pengetahuan agama. Para siswa terlihat sangat antusias mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan, menunjukkan semangat belajar dan keberanian tampil di depan umum.
Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh penceramah. Doa dipanjatkan agar seluruh siswa, guru, dan keluarga besar SD Negeri 006 Sagulung senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan ilmu, serta kekuatan iman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, SD Negeri 006 Sagulung berharap nilai-nilai keislaman dapat terus tertanam dalam diri peserta didik, sekaligus menjadi bekal moral dan spiritual dalam menghadapi tantangan zaman. Peringatan Isra Mi’raj menjadi salah satu upaya sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat.
Redaksi KIM Cerdas Informasi