Silaturahmi Operator Sekolah Sagulung Bahas Residu TKA dan Rilis Dapodik Versi 2026.c

  • Feb 04, 2026
  • KIM CERDAS INFORMASI

Batam, 4 Februari 2026 – Pengurus Kelompok Operator Admin Sekolah (KOPAS) Kecamatan Sagulung, Kota Batam, menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus pembahasan teknis pendataan pendidikan yang diikuti oleh operator sekolah negeri dan swasta se-Kecamatan Sagulung. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 68 sekolah dalam satu kecamatan dan menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi serta kesiapan menghadapi kebijakan terbaru dunia pendidikan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Makan Sambel Mentah Bu Koco, kawasan Tunas, belakang Top 100 Sagulung ini mengangkat dua agenda utama, yakni pembahasan Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta rilis dan penerapan Dapodik versi 2026.c. Selain itu, forum juga membuka ruang diskusi terhadap berbagai persoalan teknis lain yang dianggap perlu untuk diselesaikan bersama.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Operator Kecamatan Sagulung, Hardi, S.Pd, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran operator sekolah sebagai garda terdepan dalam menjaga validitas dan akurasi data pendidikan. Menurutnya, keberhasilan berbagai program pendidikan nasional sangat ditentukan oleh kualitas data yang dikelola oleh operator di satuan pendidikan.

“Operator sekolah bukan hanya bekerja di balik layar, tetapi menjadi fondasi utama dalam sistem pendidikan berbasis data. Melalui silaturahmi ini, kita ingin memperkuat koordinasi, meningkatkan pemahaman bersama, serta menyamakan langkah dalam menghadapi kebijakan terbaru,” ujar Hardi.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Batam, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Sagulung, serta Koordinator Kecamatan. Dari Dinas Pendidikan Kota Batam hadir Bapak Narmo, sementara dari K3S Kecamatan Sagulung hadir Bapak Hasrat.

Dalam sambutannya, Bapak Hasrat memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh operator sekolah di Kecamatan Sagulung yang dinilai sangat aktif, responsif, dan memiliki semangat kolaborasi yang kuat. Ia menegaskan bahwa operator Dapodik merupakan “jantung” sistem pendataan pendidikan yang harus selalu terjaga ritme dan ketepatan kerjanya.

“Operator Dapodik itu jantungnya sekolah. Data harus selalu diperbarui, akurat, dan tidak boleh mengada-ada apalagi memanipulasi data. Operator Sagulung ini termasuk yang terbaik, aktif, dan cepat merespons,” tegasnya.

Ia juga menyinggung masih adanya residu data yang harus segera diperbaiki, baik pada peserta didik, PTK, maupun data sekolah. Menurutnya, penyelesaian residu merupakan tanggung jawab bersama agar kebijakan yang lahir dari data benar-benar tepat sasaran.

Sementara itu, Bapak Narmo dari Dinas Pendidikan Kota Batam menjelaskan secara rinci mengenai kebijakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan mulai diimplementasikan dan diintegrasikan dengan Asesmen Nasional (AN). Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA ini merupakan program perdana, khususnya untuk jenjang Sekolah Dasar (SD).

“TKA ini akan dibuat lebih mudah, fleksibel, dan terintegrasi. Pelaksanaannya bisa daring maupun semi-online. Namun sebelum pelaksanaan utama, sekolah harus menyelesaikan residu data, melakukan impor data, dan mengikuti tahapan simulasi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hasil utama TKA nantinya akan diumumkan secara resmi, dan sertifikat TKA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dokumen pendukung dalam proses pendaftaran ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dalam konteks ini, operator sekolah memiliki peran strategis sebagai admin sekolah dalam memastikan kelancaran teknis dan validitas data.

Terkait simulasi dan gladi bersih, Bapak Narmo menegaskan bahwa tidak semua sekolah wajib mengikuti, namun sangat dianjurkan sebagai sarana untuk mengukur kesiapan struktur sekolah dan kemampuan teknis dalam pelaksanaan TKA. Selain itu, akan diterapkan sistem pengawas silang guna menjaga objektivitas dan transparansi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang dipandu langsung oleh Ketua Operator Kecamatan Sagulung, Hardi, S.Pd, bersama Bapak Narmo dari Dinas Pendidikan. Dalam sesi ini, berbagai persoalan teknis dibahas secara terbuka, mulai dari residu di verval PD, pendataan Dapodik, verval PTK, hingga permasalahan administrasi data lainnya.

Diskusi berlangsung dinamis dan solutif, mencerminkan semangat kolaborasi antaroperator sekolah di Kecamatan Sagulung. Berbagai masukan dan solusi disepakati bersama sebagai langkah tindak lanjut perbaikan data ke depan.

Melalui kegiatan ini, operator sekolah Sagulung kembali mendapatkan pengakuan sebagai operator yang aktif, kreatif, dan solid, sekaligus menjadi contoh dalam pengelolaan data pendidikan di Kota Batam.

Sebagai informasi, Tes Kemampuan Akademik (TKA) dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan laporan capaian akademik individu murid yang bersifat terstandar. Selama beberapa tahun terakhir, ketiadaan laporan terstandar ini menimbulkan persoalan, terutama saat dilakukan perbandingan capaian akademik murid antar satuan pendidikan, misalnya dalam proses seleksi.

Ketergantungan pada data rapor dari masing-masing sekolah dinilai menimbulkan masalah objektivitas dan keadilan, sehingga kehadiran TKA diharapkan mampu menjadi solusi yang lebih transparan dan terukur.

Kegiatan silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam menyukseskan implementasi TKA dan pemutakhiran Dapodik versi 2026.c di Kecamatan Sagulung, sekaligus mempererat solidaritas antaroperator sekolah demi kemajuan pendidikan di Kota Batam.

Tim Redaksi
KIM Cerdas Informasi