Wali Kota Batam Serahkan Santunan Jaminan Kematian untuk RT/RW dan LPM di Sagulung

  • Apr 26, 2026
  • KIM CERDAS INFORMASI

 

Batam – Pemerintah Kota Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat hingga ke tingkat lingkungan. Hal ini ditandai dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada para ahli waris petugas RT, RW, dan LPM yang telah wafat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Gedung Serbaguna SP Plaza Sagulung, Minggu (26/4/2026), sebagaimana tertuang dalam undangan resmi dari Kecamatan Sekupang.

Dalam acara yang juga dirangkaikan dengan sosialisasi gerakan sadar jaminan sosial bagi RT/RW, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara langsung menyerahkan santunan kepada 10 ahli waris. Masing-masing penerima mendapatkan santunan sebesar Rp42 juta, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp420 juta.

Penyerahan santunan ini menjadi momen penting yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sarat makna sosial. Para penerima merupakan keluarga dari para pengurus lingkungan yang selama hidupnya telah berkontribusi aktif dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta pelayanan masyarakat di tingkat RT, RW, dan LPM.

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menegaskan bahwa santunan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang telah mengabdikan diri di lingkungan tempat tinggalnya.

“Ini bukan sekadar santunan, tetapi bentuk kepedulian dan perlindungan bagi mereka yang telah mengabdi. Kita ingin memastikan bahwa keluarga yang ditinggalkan tetap mendapatkan perhatian dan dukungan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa peran RT, RW, dan LPM sangat vital dalam mendukung jalannya pemerintahan di tingkat paling bawah. Mereka menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi, menjaga keharmonisan warga, serta membantu pemerintah dalam berbagai program pembangunan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari undangan resmi yang dikeluarkan oleh Kecamatan Sekupang dengan nomor 021/500.15.17.3/IV/2026. Dalam undangan tersebut disebutkan bahwa acara tidak hanya berfokus pada penyerahan santunan, tetapi juga sosialisasi penting terkait jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pengurus RT dan RW mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial, termasuk jaminan kematian. Program ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan perlindungan bagi para pengurus lingkungan yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, pihak pemerintah juga mengajak seluruh RT/RW di wilayah Sagulung dan sekitarnya untuk aktif mendaftarkan diri dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan demikian, apabila terjadi risiko seperti kecelakaan kerja atau kematian, keluarga yang ditinggalkan tetap mendapatkan perlindungan finansial.

Para ahli waris yang menerima santunan tampak haru dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Bagi mereka, santunan ini sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan keluarga setelah kehilangan tulang punggung.

Salah satu penerima santunan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Batam atas perhatian yang diberikan. Ia berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada pemerintah yang masih peduli dengan kami,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, pengurus RT/RW, serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program jaminan sosial yang dicanangkan pemerintah.

Pemerintah Kota Batam sendiri terus berupaya memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial bagi masyarakat, terutama bagi pekerja sektor informal dan pengurus lingkungan. Langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan perlindungan sosial yang merata.

Amsakar menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ada masyarakat yang merasa sendiri ketika menghadapi musibah. Oleh karena itu, program jaminan sosial akan terus didorong agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

“Kami akan terus mendorong perluasan jaminan sosial agar semakin banyak masyarakat yang terlindungi. Ini adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah juga berharap adanya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mendukung program-program sosial. Kesadaran kolektif untuk saling menjaga dan melindungi menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sejahtera.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pengurus RT, RW, dan LPM semakin termotivasi untuk terus mengabdi kepada masyarakat. Di sisi lain, keluarga mereka juga mendapatkan jaminan bahwa pengabdian tersebut tidak akan sia-sia, karena negara hadir memberikan perlindungan.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara Wali Kota Batam, para penerima santunan, serta seluruh peserta yang hadir. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa kental sepanjang kegiatan berlangsung.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Batam kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sistem perlindungan sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memberikan perhatian kepada para pengurus lingkungan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat.

**Redaksi: Kimcerdas Informasi**